Indonesia Minggu, 31-05-2020 Jam 16:43:40
KaltengSatu
Home Berita MITRA-KALTENG Pemkab Murung Raya

Harga Gula Pasir Melonjak, Ini Penyebabnya Menurut Disperindagkop dan UKM Mura

by Admin - Tanggal 23-03-2020,   jam 16:43:40
Harga Gula Pasir Melonjak, Ini Penyebabnya Menurut Disperindagkop dan UKM Mura Petugas dari Disperindagkop dan UKM Kabupaten Mura ketika melakukan pengecekan harga barang di pasar Pelita Hilir, Puruk Cahu, Senin 23 Maret 2020.

KALTENGSATU, Puruk Cahu - Kenaikan harga gula pasir yang dianggap kurang wajar di sejumlah pasar dan pertokoan di Puruk Cahu dan sekitarnya, langsung direspon oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Murung Raya (Mura).

 

Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Mura Kariadi menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan operasi pasar, mengecek harga bahan pokok, termasuk harga gula pasir yang kini telah melonjak.

 

"Disperindagkop telah melakukan pengecekan ke lapangan tentang penyebab kanaikan harga gula pasir, didapatkan informasi bahwa harga di Banjarmasin yang biasanya Rp 700.000 persak 50 kilogram terjadi kenaikan menjadi 950.000 persak 50 kikogram," kata Kariadi, dikonfirmasi, Senin 23 Maret 2020.

 

Menurut Kariadi, hal itu yang menjadi penyebab kenaikan harga gula pasir di sejumlah pasar dan pertokoan di Puruk Cahu dan sekitarnya.

 

"Sebelum ada kenaikan harga gula pasir kisaran Rp 14.000 hingga Rp 15.000, sekarang harganya Rp 18.000 hingg Rp 20.000 per kikogramnya," ujar Kariadi.

 

Ia melanjutkan, sedangkan untuk stok dan persediaan gula pasir masih aman, begitu juga untuk bahan pokoknya lainya masih aman.

 

"Kami juga sudah menekankan kepada para pedagang untuk tidak memanfaatkan situasi mewabahnya virus corona ini untuk menaikan harga bahan pokok seenaknya," imbuh Kariadi. (n/kh1/ads)