Indonesia Minggu, 12-07-2020 Jam 20:54:32
KaltengSatu
Home Berita LINTAS-KALTENG Barito Utara

Belajar Dari Rumah Diperpanjang Hingga 27 Juni 2020

by Admin - Tanggal 31-05-2020,   jam 20:54:32
Belajar Dari Rumah Diperpanjang Hingga 27 Juni 2020 Bupati Barito Utara H. Nadalsyah
KALTENGSATU, Muara Teweh - Untuk mengantisipasi menyebarnya virus corona (Covid-19) dikalangan pelajar, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) memperpanjang proses belajar mengajar dirumah. Hal tersebut untuk mencegah dan memutus penyebaran penyakit menular tersebut agar tidak masuk wilayah Kabupaten Barito Utara.
 
Dan sesuai dengan instruksi dari Pemerintah Pusat untuk selalu menjalankan protokol penanganan Covid-19 sekaligus menandaklanjuti Surat Edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI noomor 15 tahun 2020 tentang pedoman penyelenggaraan belajar dari rumah masa darurat penyebaran coruna virus disease (Covid-19).
 
Menindaklanjuti instruksi dan surat edaran tersebut, Bupati Barito Utara H Nadalsyah memerintahkan kepada seluruh satuan pendidikan di semua jenjang pendidikan se Kabupaten Barito Utara proses belajar mengajar dari rumah (BDR) yang semula berkahir tanggal 1 Juni 2020 diperpanjang kembali sampai dengan tanggal 27 Juni 2020.
 
Selain itu kata Bupati dalam surat edarannya, mekanisme kenaikan kelas disemua jenjang pendidikan dan kelulusan peserta didik untuk TK/PAUD, kelas VI untuk SD/MI, kelas IX untuk SMP/MTs dan kelas XII untuk SMA/MA tetap mengacu pada SE Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 4 tahun 2020.
 
Pelaksanaan BDR memerlukan kreatifitas dan inovasi dari guru-guru yang merupakan salah satu bagian dari implementasi “Merdeka Belajar” agar disenangi peserta didik dan tidak membosankan sekaligus untuk menjaga kualitas pendidikan.
 
Guru juga wajib memberikan tugas akademik kepada peserta didiknya baik dilakukan secara manual (door to door) maupun secara online atau daring menyesuaikan dengan sarana prasarana yang tersedia disatuan pendidikan masing-masing.
 
Kepala Sekolah kata Nadalsyah dan seluruh tenaga pendidikan dan kependidikan bertanggungjawab atas terlaksananyaproses Belajar Dari Rumah (BDR) di satuan pendidikan masing-masing.
 
“Dan bagi Kepsek, guru dan tenaga kependidikan yang tidak menjalankan tugasnya tanpa keterangan yang jelas akan diberikan sanksisesuai dengan peraturan kepegawaian yang berlaku,” tegas Bupati Nadalsyah.
 
Dalam SE Bupati tersebut juga dijelaskan bahwa dalam pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2020/2021 mengacu dan mempedomani SE Kemendikbud RI No 4 tahun 2020, dilakukan secara manual dan online sesuai dengan ketersediaan sarana dan prasarana disatuan pendidikan masing-masing. (ari/kh1)