KALTENGSATU, BARITO TIMUR - Drs Theodore Badowo salah satu tokoh dan pendiri kabupaten Barito Timur sangat menyayangkan sikap politik dari Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia Kalimantan Tengah atau DPW PSI Kalteng, Pancani Gandrung dalam upaya mengesampingkan hak seorang Ketua Dewan Pimpinan Daerah atau DPD.
Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada yang akan dilaksanakan serentak di daerah seluruh Republik Indonesia pada 27 November 2024 akan datang, polemik di badan PSI Kalteng belum juga usai. Pesta Demokrasi terbesar bangsa ini yang dilaksanakan lima tahun sekali untuk mencari pemimpin yang berdasarkan amanat masyarakat di daerah yang tersebar di wilayah ini.
Tentunya untuk menjadi orang nomor satu di daerah yang sedang melaksanakan Pilkada, banyak hal yang tidak terduga dan saling rebut haluan organisasi politik.
Tidak terkecuali dengan salah satu daerah di Kalimantan Tengah, Kabupaten Barito Timur.
"Pancani Gandrung, selaku Ketua DPW PSI Kalteng harus menghargai Ketua di daerahnya, bukannya asal ambil alih demi politik pribadi," kata Badowo pada Sabtu, 17 Agustus 2024.
Badowo berprofesi juga sebagai Advokat senior di Kabupaten Bartim ini, menilai langka politik Pancani Gandrung sangat melukai kader Partai PSI di daerah, dan tentunya hal ini akan menjadi batu sandungan bagi partai besutan Kaesang anak bungsu Presiden RI, Joko Widodo kedepannya.
Dijelaskan juga, rekam jejak Ketua DPW PSI Kalteng saat ini sudah sangat diketahui lapisan masyarakat Kalteng dan khususnya Bartim.
Pernah ikut serta dalam Pilkada Bartim sebelumnya, dan dua kali pencalonan di Pilkad Bartim tahun 2013 dan Pilkada tahun 2018 gagal sertasebagai ketua partai Perindo Kalteng saat itu amburadul dan saat ini, apakah seperti itu.
"Saat ini menyingkirkan kader terbaik, Ketua DPD PSI Bartim Martinus Avontur," sebutnya.
Dijelaskannya bahwa seharusnya untuk maju mewakili partai di Pilakada di daerah/kabupaten, tentunya yang berperan aktif dan punya peranan penuh adalah Ketua DPD PSI Kabupaten.
Dan saat ini, diketahui untuk Pilkada Bartim, Ketua DPD Martinus Avontur hanya diberikan harapan semu tanpa kepastian.
DPP PSI memberikan rekomendasi dan mandat kepada Pancani Gandrung untuk ikut mewakili PSI di Pilkada Bartim nantinya.
"Seharusnya Ketua DPD yang wajib untuk mewakili partainya dalam Pilkada, namun ini ternyata digoyang Pancani Gandrung," imbuhnya lagi.
Theodore Badowo, berharap agar yang saat ini sebagai Ketua DPW PSI Kalteng, bisa sadar diri dan intropeksi diri, agar mengingat rekam jejak telah pernah ikut di Konstelasi Pilkada Bartim dan kalah.
Dan saat ini memberikan ruang kesempatan bagi Ketua DPD PSI Bartim, Martinus Avontur, ST untuk mewakili partai di Pilkada Bartim nantinya.
"Sudah cukup, berikanlah kepada orang yang berhak dan memiliki elektabilitas yang bisa bersaing," tutup Badowo.(kh7)