PEMBUKAAN MANASIK HAJI 2026-Bupati Barito Utara H Shalahuddin melalui Kepala Dinas Kominfosandi Barito Utara HM Ikhsan membuka secara resmi bimbingan Manasik Haji Kabupaten Barito Utara tahun 2026, di aula Bappedarida Muara Teweh, Senin (16/2/2026).(foto: akaltengsatu) KALTENGSATU, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Barito Utara HM Ikhsan menegaskan pentingnya persiapan matang bagi jemaah calon haji dalam mengikuti manasik haji 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Aula Bappedarida Muara Teweh, Senin (16/2/2026).
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan HM Ikhsan, pada pembukaan Manasik Haji Kabupaten Barito Utara disampaikan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh umat Islam yang mampu, baik secara fisik, mental, maupun finansial.
“Sebelum berangkat ke Tanah Suci Mekkah Al-Mukarramah, kita harus mempersiapkan diri secara matang dan teratur, baik secara material maupun ilmu pengetahuan. Dengan persiapan yang baik, insyaAllah kita akan memperoleh haji yang mabrur dan maqbul, yang diridhai Allah SWT,” ujar HM Ikhsan membacakan sambutan Bupati.
Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barito Utara beserta jajaran yang telah melaksanakan bimbingan manasik haji tahun 2026.
Manasik haji yang dilaksanakan ini, lanjutnya, merupakan kesempatan berharga bagi jemaah calon haji untuk memahami tahapan-tahapan ibadah haji secara benar sesuai tuntunan pembimbing. Kegiatan tersebut diibaratkan sebagai “gladi resik” sebelum pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Selain sebagai ibadah kepada Allah SWT, pelaksanaan haji juga menjadi momentum untuk memupuk ukhuwah Islamiyah antarjemaah, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, serta mempererat persatuan dan persaudaraan sesama jemaah Indonesia, khususnya dari Kabupaten Barito Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati melalui HM Ikhsan juga menekankan lima tertib yang harus diperhatikan oleh seluruh jemaah calon haji, yakni tertib ibadah dengan mengutamakan rukun dan wajib haji, tertib kesehatan, tertib makan dan minum, tertib istirahat, serta tertib barang bawaan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami berharap seluruh jemaah dapat menjaga kesehatan, mengatur pola makan, memanfaatkan waktu istirahat dengan baik, serta tidak membawa barang yang melebihi ketentuan maupun barang terlarang,” pesannya.
Kepada para pembimbing haji, pemerintah daerah juga berharap agar dapat memberikan pendampingan maksimal, baik dalam bentuk pengetahuan maupun bantuan teknis lainnya, sehingga seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan sukses.
Kadis Kominfosadi Barito Utara HM Ikhsan menyampaikan pengalaman pribadi saat memimpin rombongan haji pada tahun 2008 lalu. Ditekankan pentingnya kedisiplinan, koordinasi, dan kebersamaan dalam setiap tahapan perjalanan.
“Prinsipnya sederhana, jangan sampai ada yang tertinggal. Setiap hendak berangkat selalu dihitung satu per satu, dipastikan lengkap. Di bandara, di penginapan, bahkan di dalam pesawat pun tetap dilakukan pengecekan. Rombongan harus kompak, terkoordinasi, dan saling menjaga,” ungkapnya.
Pengalaman tersebut menjadi pelajaran bahwa tanggung jawab dan kepedulian terhadap seluruh anggota rombongan sangat penting dalam perjalanan ibadah haji yang melibatkan banyak orang dan rangkaian kegiatan panjang.
Melalui kegiatan manasik ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap seluruh jemaah calon haji tahun 1447 H/2026 M dapat berangkat dengan persiapan matang, menjaga nama baik daerah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.(kh3)