Indonesia Selasa, 13-04-2021 Jam 13:34:20
KaltengSatu
Home Berita MITRA-KALTENG Pemkab Murung Raya

Bangun Sinergitas dengan Investor, PWI Murung Raya Kunjungi Site MGMCoal

by Redaksi - Tanggal 28-03-2021,   jam 13:34:20
Bangun Sinergitas dengan Investor, PWI Murung Raya Kunjungi Site MGMCoal Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Murung Raya saat berkunjung ke Site MGMCoal, Sabtu (27/3/2021)

KALTENGSATU, Puruk Cahu - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Murung Raya (Mura) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) berkomitmen terus membatu pemerintah daerah setempat untuk menjaga iklim investasi guna meningkatkan sektor ekonomi bagi masyarakat.

 

Dengan didampingi para pengurus serta seluruh anggota PWI Murung Raya, Reno mengatakan keberadaan para investor didaerah menjadi magnet dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khusunya yang bermukim disekitar perusahaan.

 

“Tidak bisa kita pungkiri keberadaan perusahaan menjadi salah satu penopang perokonomian bagi masyarakat sekitar, baik itu dalam penyerapan tenaga kerja maupun dalam program Tanggungjawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR),” ujar Reno saat berkunjung ke perusahaan tambang batu bara diwilayah Kecamatan Laung Tuhup, yakni PT Marunda Graha Mineral (MGM), Sabtu (27/3/2021)

 

Dalam menjaga iklim investasi agar tetap selalu stabil, Reno menjelaskan PWI yang didalamnya bernaung para wartawan dari media besar akan turut mengawal kegiatan investasi sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat maupun bagi pembangunan daerah.

 

“Kita juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat luas bahwa keberadaan para investor sedikit banyak berperan dalam peningkatan sektor ekomoni maupun sosial. Hal tersebut sesuai dengan fungsi media sebagai corong penyampaian informasi ke masyarakat luas,” tambah Reno lagi.

 

Sementara itu M. Asep Zaelani selaku manager CSR PT MGM berharap agar kedepanya pemerintah daerah bisa menjadi koordinator dalam penerapan program CSR bagi perusahaan-perusahan sehingga tidak terkesan mubajir dalam menyalurkan bantun.

 

“Contohnya di Kecamatan Laung Tuhup ini ada desa yang menjadi desa binaan lebih dari satu perusahaan. Bila tidak ada koordinator maka besar kemungkinan program CSR akan diterima oleh desa itu-itu saja,” ucap Asep.

 

Asep juga mengakui keberadaan perusahaan bagi masyarakat sekitar menjadi magnet tersendiri, terutama bagi para pencari kerja dan juga penopang perekonomian. Untuk itu sangat berharap melalui media-media yang bernaung di PWI Murung Raya bisa memberitakan hal-hal positif dalam rangka menjaga iklim investasi di daerah. (Kh1)