Indonesia Selasa, 13-04-2021 Jam 13:46:08
KaltengSatu
Home Berita MITRA-KALTENG Pemkab Murung Raya

Dua Jenderal Bintang Dua Ini Terima Gelar Adat Dayak Siang saat Kunjungan ke Murung Raya

by Redaksi - Tanggal 29-03-2021,   jam 13:46:08
Dua Jenderal Bintang Dua Ini Terima Gelar Adat Dayak Siang saat Kunjungan ke Murung Raya Panglima Kodam (Pangdam) XII/Tanjungpura Mayjen Muhammad Nur Rahmat dan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Dedi Prasetyo saat mengikuti proses acara adat ketika berkunjung ke Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Senin (29/3).

KALTENGSATU, Puruk Cahu - Panglima Kodam (Pangdam) XII/Tanjungpura Mayjen Muhammad Nur Rahmat dan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Dedi Prasetyo menerima gelar adat dayak siang dari Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Murung Raya (Mura) Perdie M Yoseph.

 

Gelar adat ini diberikan ketika dua jenderal bintang dua ini melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Puruk Cahu, dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) Puruk Cahu, di Kelurahan Puruk Cahu, Senin (29/3/2021).

 

Pangdam menerima gelar adat Laca Andin Nimang Doso Dela dengan arti Pemimpin yang bertanggungjawab melindungi rakyat di Bumi Tambun Bungai, sedangkan Kapolda Kalteng dengan gelar adat Raca Mangko Kasongin Tingang yang artinya pemimpin yang bertanggungjawab memberi keamanan dan ketertiban masyarakat di Bumi Tambun Bungai.

 

Setiba di rumah jabatan Bupati Mura jalan Jenderal Sudirman, kedua jenderal ini langsung disambut dengan acara adat sebelum memasuki ruang ramah tamah.

 

Bupati Mura sekaligus Ketua DAD Mura ini menyambut baik atas kunjungan kedua jenderal bintang dua ini, mengingat agenda penting yang dilaksanakan yakni peletakan batu pertama pembangunan Makodim.

 

"Tentu ini menjadi suatu kebanggan bagi kita semua masyarakat Murung Raya bahwa dalam waktu dekat ini kita telah memiliki Kodim sendiri, dan tidak lagi tergabung dengan kabupaten Induk. Berdirinya Makodim ini merupakan tren perkembangan daerah, bahwa daerah ini maju dan berkembang," kata Perdie. (Kh1)