H Taufik Nugraha KALTENGSATU, Muara Teweh – Pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Barito Utara di Aula Setda Lantai I, Kamis (22/10/2026), mendapat perhatian dari H. Taufik Nuggraha. Kegiatan tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memenuhi hak dan meningkatkan perlindungan anak di daerah.
H. Taufik Nuggraha menilai upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) tidak cukup hanya melalui kegiatan koordinasi, tetapi harus diwujudkan dalam program nyata yang menyentuh kebutuhan anak, baik dalam lingkungan keluarga, pendidikan, pelayanan kesehatan maupun kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan perlu memiliki komitmen yang sama agar upaya perlindungan anak dapat dilaksanakan secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan.
“Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi seluruh pihak dalam memastikan hak-hak anak terpenuhi. Yang paling utama adalah bagaimana hasil koordinasi ini dapat ditindaklanjuti melalui program konkret yang benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak di Barito Utara,” kata anggota DPRD Barito Utara H. Taufik Nuggraha.
Ia juga menekankan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah daerah, melainkan juga keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh unsur yang memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.
Menurutnya, upaya pencegahan kekerasan, diskriminasi, dan berbagai bentuk pelanggaran terhadap hak anak harus terus diperkuat. Anak-anak juga perlu diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi serta berpartisipasi dalam pembangunan sesuai usia dan tingkat kematangannya.
Selain itu, penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Kabupaten Layak Anak periode 2026–2031 diharapkan menjadi pedoman yang jelas dalam menentukan program prioritas, target capaian, serta langkah evaluasi secara berkala.
Melalui pelaksanaan Rakor KLA 2026 tersebut, diharapkan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Barito Utara semakin memperkuat komitmen untuk mewujudkan lingkungan yang ramah anak, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda secara optimal.
Dengan demikian, Kabupaten Layak Anak tidak hanya menjadi predikat administratif, tetapi benar-benar tercermin dalam kebijakan, pelayanan publik, serta kehidupan sehari-hari masyarakat Barito Utara.(kh3)