Indonesia Sabtu, 03-10-2026 Jam 06:55:51
KaltengSatu
Home Berita LINTAS-KALTENG Barito Utara

Susun RKO 2027, Dinkes Barito Utara Tekankan Pentingnya Ketepatan Data Kebutuhan Obat

by Redaksi - Tanggal 01-10-2026,   jam 06:55:51
 Susun RKO 2027, Dinkes Barito Utara Tekankan Pentingnya Ketepatan Data Kebutuhan Obat PERTEMUAN PENYUSUNAN RKO - Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara menggelar Pertemuan Penyusunan Rencana Kebutuhan Obat (RKO) Tahun 2027 di Aula Kecamatan Teweh Tengah, Kamis (1/10/2026).(foto:kaltengsatu)

KALTENGSATU, Muara Teweh – Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara menggelar Pertemuan Penyusunan Rencana Kebutuhan Obat (RKO) Tahun 2027 di Aula Kecamatan Teweh Tengah, Kamis (1/10/2026).

 

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Simamoraturahman, mengatakan penyusunan RKO merupakan bagian penting dalam memastikan kebutuhan obat untuk pelayanan kesehatan masyarakat dapat direncanakan secara tepat, efektif dan efisien.

 

“Pertemuan ini merupakan kegiatan yang penting dalam rangka memastikan perencanaan kebutuhan obat di Kabupaten Barito Utara dapat dilaksanakan secara tepat, efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat,” kata Simamoraturahman saat membuka kegiatan.

 

Menurutnya, ketersediaan obat menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung terselenggaranya pelayanan kesehatan yang bermutu. Obat yang tersedia harus sesuai dengan jenis dan jumlah yang dibutuhkan, tersedia pada waktu yang tepat, serta dikelola dengan baik.

 

Ia menegaskan, penyusunan RKO tidak sekadar menghitung jumlah kebutuhan obat, tetapi harus berdasarkan data yang akurat, kebutuhan pelayanan, pola penyakit, pemakaian obat, sisa persediaan, serta kondisi masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan.

 

“Ketepatan data menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam proses perencanaan. Oleh sebab itu, mari kita bersama-sama memastikan data yang digunakan dalam penyusunan RKO merupakan data yang benar, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

 

Simamoraturahman juga meminta seluruh peserta berperan aktif memberikan data dan informasi yang diperlukan. Koordinasi antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, Labkesda, Gudang Farmasi, pengelola program dan pihak terkait lainnya dinilai penting agar RKO Tahun 2027 benar-benar menggambarkan kebutuhan pelayanan kesehatan di Barito Utara.

 

Ia berharap perencanaan yang baik dapat meminimalkan terjadinya kekurangan maupun kelebihan persediaan obat. Selain itu, ketersediaan dan distribusi obat di fasilitas pelayanan kesehatan diharapkan dapat semakin terjamin.

 

“Dengan perencanaan kebutuhan obat yang baik, diharapkan ketersediaan obat dapat lebih terjamin, distribusi dapat dilakukan sesuai kebutuhan, dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.

 

Simamoraturahman menambahkan, kegiatan tersebut hendaknya tidak berhenti pada penyusunan kebutuhan obat, tetapi menjadi bagian dari upaya memperbaiki pengelolaan obat secara berkesinambungan, mulai dari perencanaan, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian hingga pemantauan penggunaannya.

 

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan menghasilkan RKO Tahun 2027 yang tepat, realistis dan dapat menjadi dasar dalam pemenuhan kebutuhan obat di Kabupaten Barito Utara.(kh3)