PEMBUKAAN KONSULTASI PUBLIK-Bupati Barito Utara H Shalahuddin membuka kegiatan membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Barito Utara Tahun 2027 di Aula Bapperida Muara Teweh, Kamis pagi.(foto:kaltengsatu) KALTENGSATU, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST., MT, membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Utara Tahun 2027 di Aula Bapperida Muara Teweh, Kamis pagi.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati, Ketua DPRD damn Wakil Ketua DPRD dan anggota, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, Camat se-Kabupaten Barito Utara, pimpinan instansi vertikal, perbankan, perusahaan, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, insan media, dan peserta konsultasi publik.
Dalam sambutannya, Bupati H. Shalahuddin menekankan bahwa kegiatan konsultasi publik ini merupakan tahapan strategis dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah. RKPD merupakan penjabaran tahunan dari RPJMD, yang menjadi pedoman penyelenggaraan pembangunan daerah.
Dikatakannya, forum ini membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan masukan, saran, dan penyempurnaan terhadap rancangan awal RKPD 2027, sehingga dokumen perencanaan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat serta selaras dengan kebijakan pembangunan nasional dan provinsi.
Pada kesempatan itu Bupati H Shalahuddin juga mengajak seluruh pihak meneguhkan komitmen dalam menjalankan program-program prioritas RPJMD 2025–2029, khususnya tahap II: “Penguatan Produktivitas Sektor Unggulan dan Pelayanan Publik sebagai Penggerak Transformasi Ekonomi Daerah.”
Bupati menjabarkan implementasi “11.12 Gaspol” pada RKPD 2027:
1. 11 Program Unggulan untuk kesejahteraan inklusif, meliputi pendidikan gratis 16 tahun, beasiswa prestasi, layanan kesehatan prima dengan BPJS gratis, balai latihan kerja, bantuan alat berat, santunan sosial, insentif pengurus adat dan tokoh agama, ambulan desa, sarana air bersih, peningkatan kesejahteraan ASN/PPPK/tenaga kontrak, bantuan biaya tugas belajar S2/S3, dan penguatan lembaga adat.
2. 12 Kegiatan Prioritas Infrastruktur yang akan membangun konektivitas dan pelayanan dasar, termasuk pembangunan tiga jembatan utama, pelebaran jalan dalam kota dan akses bandara, penataan kawasan Muara Teweh Baru, sport center kecamatan, Waterfront City, SPAM IKK, rehabilitasi RSUD Muara Teweh, penataan kawasan eks Bandara Beringin, dan normalisasi Sungai Bengaris.
Bupati menekankan perlunya sinergi yang solid untuk melaksanakan “11.12 Gaspol” dan menegaskan bahwa melalui forum konsultasi publik ini, pemerintah daerah membuka ruang masukan hingga tahap finalisasi RKPD. Setiap usulan akan dicatat, diverifikasi, dan dipertimbangkan untuk memperkuat dokumen perencanaan.
"Tahun 2027 adalah tahun aksi, ‘11.12 Gaspol’. Dengan semangat gotong royong, transparansi, dan akuntabilitas, saya yakin kita bisa mewujudkan target-target pembangunan yang telah kita tetapkan," tegas Bupati H. Shalahuddin.
Acara konsultasi publik ini menjadi momen penting untuk menjaring aspirasi masyarakat, memastikan prioritas pembangunan daerah tepat sasaran, dan memperkuat sinergi antar-pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program pembangunan Kabupaten Barito Utara.(kh3)