PERAYAAN PASKAH SMPN 1-Siswa dan siswi SMPN 1 Muara Teweh merayakan peringatan Hari Paskah, tampak Kepala SMPN 1 Muara Teweh Maslan dan mewakili Kemenag Barito Utara Penyuluh Agama Kristen, Pendeta Haeisye Ratulangi foto bersama dengan siswa siswi usai peringatan Hari Paskah, di aula SMPN 1 Muara Teweh, Senin (27/4/2026).(kaltengsatu:Dok SMPN 1 Muara Teweh) KALTENGSATU, Muara Teweh – Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai perayaan Paskah yang digelar di Aula SMP Negeri 1 Muara Teweh, Senin (27/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai keimanan, karakter, serta mempererat toleransi di lingkungan sekolah.
Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, Penyuluh Agama Kristen, Pendeta Haeisye Ratulangi, menyampaikan bahwa perayaan Paskah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Kristiani.
“Paskah adalah simbol kemenangan, harapan baru, dan kasih yang tidak terbatas. Nilai-nilai ini sangat penting untuk ditanamkan, khususnya kepada generasi muda agar mereka memiliki karakter yang kuat, iman yang teguh, serta mampu menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa melalui perayaan Paskah, siswa diajak untuk memperbarui semangat belajar, meninggalkan kebiasaan yang kurang baik, serta menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab. Selain itu, nilai kasih dan pengorbanan yang terkandung dalam Paskah juga menjadi dasar untuk membangun hubungan yang harmonis antar sesama di lingkungan sekolah.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan iman sekaligus penguatan nilai toleransi di tengah keberagaman. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai bagian dari implementasi moderasi beragama di dunia pendidikan.
“Keberagaman di sekolah adalah kekayaan. Mari kita saling menghormati, menghargai, dan hidup rukun. Inilah wujud nyata dari nilai-nilai kebangsaan dan moderasi beragama,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Muara Teweh, Maslan S Pd I, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai perayaan Paskah menjadi bagian penting dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai spiritual dan moral yang kuat.
“Kegiatan ini sejalan dengan visi sekolah, yaitu mewujudkan lulusan yang unggul, beriman, dan bertaqwa. Kami ingin membentuk siswa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan mampu hidup berdampingan secara harmonis,” ungkapnya.
Maslan juga menekankan bahwa nilai-nilai Paskah perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Hal tersebut mencakup penerapan kejujuran, disiplin, sikap peduli terhadap sesama, serta tanggung jawab dalam menjaga lingkungan sekolah agar tetap aman dan nyaman.
Lebih lanjut, ia berharap melalui kegiatan ini, para siswa semakin termotivasi untuk meningkatkan semangat belajar dan menjadikan nilai-nilai keimanan sebagai landasan dalam bertindak.
“Paskah mengajarkan kita untuk bangkit dari setiap kegagalan dan terus melangkah dengan harapan baru. Ini penting bagi siswa dalam menghadapi proses belajar maupun kehidupan ke depan,” jelasnya.
Perayaan Paskah di SMPN 1 Muara Teweh ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antarwarga sekolah. Dengan mengusung suasana kekeluargaan yang khusyuk, edukatif, dan penuh makna, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusias dari para siswa. Diharapkan, semangat Paskah yang dihadirkan tidak berhenti pada perayaan semata, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
Dengan demikian, perayaan ini tidak hanya menjadi simbol keagamaan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas, penuh kasih, serta mampu hidup dalam keberagaman.(kh3)