Indonesia Minggu, 10-05-2026 Jam 16:43:51
KaltengSatu
Home Berita LINTAS-KALTENG Palangka Raya

Keluhan Masyarakat Direspons, Stok BBM Dipastikan Aman dan Operasional Diperpanjang

by Redaksi - Tanggal 10-05-2026,   jam 16:43:51
Keluhan Masyarakat Direspons, Stok BBM Dipastikan Aman dan Operasional Diperpanjang FOTO - Executive General Manager (EGM) PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, bersama Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran bersama Forkopimda Kalteng.

KALTENGSATU,  Palangka Raya – Menanggapi kondisi antrean panjang distribusi BBM yang menjadi perhatian masyarakat di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya di Kota Palangka Raya, Gubernur Kalteng bersama jajaran Forkopimda bergerak cepat melakukan koordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga.

 

​Gubernur Kalteng menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk memberikan rasa nyaman dan kepastian bagi masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur mengajukan beberapa usulan strategis yang langsung direspon oleh pihak Pertamina.

 

​”Harapan kami hal seperti ini tidak terjadi lagi. Kami mengusulkan kepastian pasokan, membuka SPBU di area tertentu untuk beroperasi 24 jam, serta menambah personel pelayanan di lapangan agar lebih berimbang,” ujar Gubernur, Sabtu malam,(9/5/2026).

 

​Beliau juga menyoroti kondisi geografis Kalteng yang luas dan mengusulkan adanya kajian untuk melegalkan pengecer sebagai solusi distribusi di wilayah yang sulit terjangkau.

 

Sementara itu, ​pertamina jamin stok melimpah. ​Executive General Manager (EGM) PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, menegaskan bahwa stok BBM untuk wilayah Kalteng saat ini dalam kondisi sangat aman. Saat ini, stok Pertamax tersedia hingga kisaran 1,17 juta liter dan pasokan juga didukung dari Kalimantan Selatan sebagai alternatif tambahan.

 

​”Kondisi di Palangka Raya beberapa hari terakhir dipicu oleh tingginya permintaan produk Pertamax non-subsidi. Kami berkomitmen mengaktifkan SPBU 24 jam dan menyiagakan terminal di Pulang Pisau serta mengkoordinir armada tambahan dari daerah sekitar,” jelas Isfahani.

 

​Saat ini, lanjut dia, di Palangka Raya terdapat 17 SPBU yang beroperasi, dan Pertamina mendorong penambahan titik yang melayani 24 jam guna mengurai antrean. Hingga kemarin sore, pantauan di lapangan menunjukkan antrean di beberapa SPBU sudah mulai melandai.

 

​Dari sisi keamanan, Kapolda Kalteng telah menempatkan personel dari Satlantas hingga Sabhara di titik-titik SPBU. Kapolda juga memperingatkan oknum tidak bertanggung jawab agar tidak memanfaatkan situasi ini.

 

​”Kami sudah masuk ke tahap penyidikan bagi pihak yang melanggar. Saya harap masyarakat jangan menimbun dan belilah sesuai kebutuhan,” tegas Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan.

 

​Senada dengan hal tersebut, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying.

 

“Upaya Pemda dan Pertamina sudah maksimal. Stok sangat aman, jadi teman-teman media tolong sampaikan ke masyarakat tidak perlu mengejar-ngejar BBM secara berlebihan. Semoga ini menjadi evaluasi agar kedepan tidak terulang lagi,” pungkasnya. (K1)