Indonesia Kamis, 03-09-2026 Jam 13:33:17
KaltengSatu
Home Berita LINTAS-KALTENG Barito Utara

KesbangPol Barut Dorong Tokoh Ikonik Jadi Penggiat Anti Narkoba

by Redaksi - Tanggal 03-09-2026,   jam 13:33:17
KesbangPol Barut Dorong Tokoh Ikonik Jadi Penggiat Anti Narkoba Kaban KesbangPol Barito Utara Rayadi

KALTENGSATU, Muara Teweh - Penyalahgunaan narkoba merupakan kejahatan yang bersifat mendunia dan menjadi persoalan serius, baik di negara maju maupun berkembang. Karena itu, upaya pemberantasan narkoba harus dilakukan secara bersama-sama, baik melalui penindakan dan pengungkapan maupun pencegahan.

 

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KesbangPol) Barito Utara, Rayadi, mengatakan pencegahan memiliki peran yang sangat penting dalam upaya memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba.

 

“Pencegahan sangat penting, karena terbukti pribadi dan keluarga yang memiliki pemahaman memadai terhadap bahaya dan dampak narkoba serta memiliki ketahanan keluarga yang kuat tidak mudah terpapar narkoba,” ujar Rayadi, Kamis (3/9/2026) di Muara Teweh.

 

Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat sangat diperlukan, termasuk tokoh-tokoh yang memiliki pengaruh luas di tengah masyarakat. Tokoh tersebut diharapkan dapat menjadi figur yang mampu menyampaikan pesan bahaya narkoba sekaligus menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencegahan.

 

Rayadi juga menyampaikan, BNN Provinsi sebelumnya telah menyelenggarakan rapat bersama kepala perangkat daerah terkait, para camat se-Barito Utara, serta sejumlah ketua perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas). Pertemuan tersebut antara lain membahas identifikasi dan penjaringan orang maupun lembaga yang dinilai “ikonik” untuk dipersiapkan sebagai calon peserta penggiat anti narkoba.

 

“Kalau pribadi, yang dimaksud ikonik itu mereka yang memiliki pengaruh luas dan diikuti oleh berbagai kalangan, baik politisi, publik figur maupun tokoh masyarakat. Yang terpenting adalah mereka bersedia dan terpanggil untuk menjadi relawan penggiat anti narkoba,” jelasnya.

 

Ia juga menambahkan, pengalaman di Barito Utara menunjukkan bahwa keterlibatan tokoh berpengaruh dalam gerakan antinarkoba sangat penting. Rayadi mencontohkan pernah ada seorang tokoh yang ditawarkan menjadi relawan penggiat anti narkoba, namun saat itu belum bersedia karena keterbatasan waktu dan alasan lainnya.

 

Belakangan, tokoh tersebut mengungkapkan penyesalannya setelah salah seorang anggota keluarganya menjadi korban penyalahgunaan narkoba. “Ini menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa narkoba bisa menyentuh siapa saja. Karena itu, pencegahan harus dilakukan sejak dini dan melibatkan seluruh unsur masyarakat,” katanya.

 

Rayadi mengajak seluruh pihak di Barito Utara memberikan rekomendasi terhadap tokoh maupun lembaga yang dinilai memiliki pengaruh dan kepedulian untuk mengikuti pelatihan penggiat anti narkoba yang akan diselenggarakan BNNP dalam waktu mendatang.

 

“Kami tunggu rekomendasi dari kita semua. Mari bersama-sama memilih orang-orang yang benar-benar memiliki pengaruh, kepedulian dan terpanggil untuk ikut bergerak dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.(kh3)