Indonesia Selasa, 29-09-2026 Jam 13:08:28
KaltengSatu
Home Berita LINTAS-KALTENG Barito Utara

Pelatihan Pijat Baduta Tingkatkan Kompetensi Nakes Dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak

by Redaksi - Tanggal 29-09-2026,   jam 13:08:28
Pelatihan Pijat Baduta Tingkatkan Kompetensi Nakes Dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak PELATIHAN PIJAT BADUTA-Dinas Kesehatan Barito Utara melaksanakan pelatihan pelayanan pijat BADUTA untuk tumbuh kembang anak bagi tenaga kesehatan di Fasyankes lingkup Dinas Kesehatan Barito Utara tahun 2026, di aula Lantai II RSUD Muara Teweh, Selasa (29/9/2026).(kaltengsatu:Dinkes Barut)

KALTENGSATU, Muara Teweh – Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara melaksanakan pelatihan pelayanan pijat BADUTA untuk tumbuh kembang anak bagi tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) lingkup Dinas Kesehatan Barito Utara tahun 2026.

 

Ketua panitia pelatihan, Ermidawati, SKM, dalam laporannya yang disampaikan di aula lantai II RSUD Muara Teweh, Selasa (29/9/2026), mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan tradisional yang aman, bermutu, terstandar dan terintegrasi dengan pelayanan kesehatan.

 

“Pelayanan pijat BADUTA diharapkan dapat dilaksanakan dengan memperhatikan aspek keamanan, kebutuhan tumbuh kembang anak, komunikasi dengan orang tua atau pengasuh, serta prinsip pelayanan kesehatan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

 

Ermidawati juga menyampaikan, bahwa pelatihan ini diikuti sebanyak 34 peserta yang berasal dari 17 Puskesmas di Kabupaten Barito Utara, dengan masing-masing puskesmas mengirimkan dua orang peserta.

 

Menurutnya, pelatihan bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kompetensi peserta dalam memberikan pelayanan pijat baduta sebagai bagian dari pelayanan kesehatan tradisional integrasi di fasyankes.

 

Adapun kompetensi yang dibangun dalam pelatihan meliputi pemahaman konsep dasar stimulasi pijat berbasis bukti untuk pertumbuhan dan perkembangan baduta, pengetahuan mengenai pertumbuhan dan perkembangan anak usia bawah dua tahun, konseling dan edukasi kepada orang tua, pelayanan pijat baduta di fasyankes, serta tata laksana penyelenggaraan pijat baduta yang terintegrasi dengan pelayanan kesehatan anak.

 

Pelatihan dilaksanakan selama empat hari, yakni dua hari secara daring dan dua hari secara luring. Kegiatan daring berlangsung pada 27-28 september 2026, sedangkan kegiatan luring dilaksanakan pada 29-30 september 2026 di ruang pertemuan aula RSUD Muara Teweh.

 

Kegiatan tersebut bekerja sama dengan institusi pelatihan Primamed Nusa Persada yang telah terakreditasi “B” Kementerian Kesehatan RI, dengan struktur program materi pelatihan sebanyak 30 JPL(kh3)