Indonesia Kamis, 13-05-2021 Jam 10:14:55
KaltengSatu
Home Berita LINTAS-KALTENG Barito Utara

Berbagai Macam Jenis Usaha Dikembakan Pelaku UMKM di Barut

by Redaksi - Tanggal 03-05-2021,   jam 10:14:55
Berbagai Macam Jenis Usaha Dikembakan Pelaku UMKM di Barut PIAGAM PENGHARGAAN-Kadis Nakertranskop dan UKM Barito Utara M Mastur menyerahkan piagam penghargaan kepada Wakil Ketua II DPRD Provinsi kalteng H Jimmy Carter usai melakukan kunjungan kerja di Dinas Nakertrankop dan UKM beberapa waktu lalu.(foto:ist)

KALTENGSATU, Muara Teweh – Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (DisnakertransKop dan UKM) Kabupaten Barito Utara (Barut) M Mastur mengatakan di Barito Utara banyak potensi jenis usaha UMKM yang diusahakan oleh pelaku UKM.

 

“Ada beberapa jenis bidang usaha yang diusahakan oleh pelaku UKM seperti kuliner, perikanan, peternakan, kerajinan rotan, pertanian dan perkebunan,” kata Kadis Nakertrankop dan UKM, M Mastur, Minggu (2/5/2021).

 

Untuk bidang usaha kuliner ini seperti jenis keripik singkong dan pisang berada di kecamatan Teweh Tengah, Kelurahan Jambu Kecamatan Teweh Baru. Kerupuk ikan di Teweh Tengah, ikan wadi atau samu di Desa Kandui Kecamatan Gunung Timang dan lampok durian/dodol durian di Teweh Tengah.

 

Kemudian, bidang usaha perikanan ikan keramba di Kecamatan Teweh Tengah. Bidang usaha peternakan ayam petelur dan itik potong berada di Kelurahan Melayu, KM 3 Puruk Cahu, Kelurahan Jingah dan di Jalan Panti Ajar Kelurahan Lanjas.

 

Sedangkan untuk bidang usaha peternakan madu kelulut di Desa Wonorejo, Desa Hajak dan Desa Trinsing. Bidang usaha peternakan kambing dan sapi di Desa Benangin, Desa Pendreh, Kelurahan Lanjas, Desa Wonorejo dan Kelurahan Lahei II.

 

Untuk bidang usaha kerajinan anyaman rotan berada di Desa Baok, Desa Tambaba, Desa Benangin dan Desa Hajak. Dan kerajinan lidi di Kelurahan Jingah Kecamatan Teweh Baru.

 

Di bidang usaha pertanian dan perkebunan, seperti jagung di lokasi Desa Pendreh, Desa Trahean, Desa Batu Raya dan Desa Sei Rahayu. Bidang usaha jamur tiram di Wonorejo, di Jalan Sudirman dan Kelurahan Jambu.

 

Untuk perkebunan dengan bidang usaha yaitu buah melon dan semangka di Desa Trahean, jahe merah di Desa paring Lahung dan Desa mampuak serta sayur sayuran di lokasi Parang Kampeng dan Sei Rahayu.

 

Dikatakan Mastur dari semua potensi yang ada di daerah ini, tidak terlepas dari permaslahan yang dihadapi oleh para pelaku UKM dalam mengembangkan usahanya.

 

“Kendala yang dihadapi para pelaku UKM ini dari permodalan (Minimnya Modal), kurangnya inovasi produk (keterbatasan daya kreatif dan inovatif pelaku UKM), pemasaran yang masih terkendala, tidak memiliki btanding produk yang dijualnya dan tidak memiliki izin usaha,” kata Mastur.

 

Lebih lanjut Mastur menjelaskan, upaya pemerintah dalam meningkatkan perkembangan UKM di daerah ini yaitu melakukan pembinaan dan monitoring, peningkatan SDM melalui pelatihan, peningkatan promosi melalui e digital dan program bantuan wirausaha pemula.

 

Selain itu Mastur menambahkan, upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi dampak dari pandemi COVID 19 yaitu dengan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) program bantuan sosial COVID-19 Provinsi Kalteng. Stimulus DID program bantuan Provinsi Kalteng.

 

“Untuk bantuan langsung tunai (BLT) bagi pelaku usaha UMKM pada tahun 2020 senilai Rp 2,4 juta per pelaku usaha, dan untuk tahun 2021 turun menjadi Rp 1,2 jutat per pelaku usaha,” kata M Mastur.

 

“Program CSR yang merupakan dana sosial bagi pelaku UKM dalam rangka memberikan kontribusi terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lengkungan bagi seluruh pemangku kepentingan tanggungjawab pengabdian perusahaan terhadap pemerintyah daerah.(ari/kh1)