Indonesia Minggu, 17-10-2021 Jam 01:40:11
KaltengSatu
Home Berita LINTAS-KALTENG Barito Utara

Disnakertrankop dan UKM Gelar Pelatihan Vokasional Kerajinan Anyaman Bagi Pelaku UMK

by Redaksi - Tanggal 27-09-2021,   jam 01:40:11
Disnakertrankop dan UKM Gelar Pelatihan Vokasional Kerajinan Anyaman Bagi Pelaku UMK PELATIHAN-Disnakertrankop dan UKM Barito Utara menggelar pelatihan vokasional kerajinan anyaman bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di aula BappedaLitbang Muara Teweh, Senin (27/9).(foto:ist)

KALTENGSATU, Muara Teweh - Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnakertrankop UKM) Kabupaten Barito Utara (Barut) menggelar pelatihan vokasional kerajina anyaman bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di aula BappedaLitbang Muara Teweh, Senin (27/9).

 

Kegiatan pelatihan tgersebut dihadiri Asisten Ekonomi dan Pembangunan Rahmad Muratmi, Kadis  Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Tengah Ibu Ati Mulyati, Ketua Tim Penggerak PKK Hj Sri Hidayati yang juga Ketua Dekranasda, Kadis Nakertankop dan UKM M Mastur, Ketua Pengadilan Agama Muara Teweh, Wakapolres Kompol Masharsono dan undangan lainnya.

 

Bupati Barito Utara H Nadalsyah dalam sambutan tertulisnya disampaikan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Rahmad Muratmi mengatakan dampak dari pandemi COVID-19 sangat terasa dibanyak negara, begitupun di Indonesia hampir seluruh provinsi dan kabupaten mengalami perubahan yang cukup signifikan.

 

“Salah satu aspek yang terdampak yaitu kegiatan perekonomian dengan beberapa sektor, diantaranya sektor koperasi usaha mikro kecil dan menengah serta sektor keuangan,” katanya saat membacakan sambutan tertulis Bupati H Nadalsyah.

 

“Saya atas nama pribadi dan Pemkab Baito Utara mengucapkan terima kasih dan apresiasi dengan telah dilaksanakannya kegiatan pelatihan vokasional kerajinan anyaman bagi pelaku usaha mikro dan kecil di Kabupaten Barito Utara yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah, melalui Disnakertrankop dan UKM  Barito Utara,” kata dia.

 

Pelatihann ini katanya adalah dalam upaya mewujudkan salah satu misi pembangunan Kabupaten Barito Utara. “Yaitu peningkatan ekonomi masyarakat yang didukung dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan imfrastruktur yang memadai,” ucapnya.

 

Lebih lanjut Rahmad Muratmi, untuk mewujudkan itu semua sangat diperlukan adanya koordinasi, sinergitas dan kolaborasi stakehoder terkait, baik organisasi perangkat daerah maupun BUNM dan BUMD, organisasi kemasyarakatan pemuda dan wanita tingkat pemerintahan desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten, provinsi maupun pusat.

 

“Denagn demikian kita harapkan dapat memberian dampak positif kepada pertumbuhan ekonomi, perluasan kesempatan dan peluang kerja, mengurangi pengangguran dan kemiskinan serta terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

 

Bupati dalam kesempatan tersebut juga mengharapkan kepada seluruh peserta pelatihan yang merupakan pengrajin anyaman rotan agar mengikuti secara serius dan sungguh-sungguh yang nantinya akan disampaikan oleh  instruktur atau pelatih.

 

Selain itu tambah dia pelatihan ini dapat meningkatkan motivasi dan semangat untuk lebih mengembangkan produk kerajinan yang kreatif dan inovatif yang memiliki nilai  tambah dan nilai jual sesuai dengan kebutuhan konsumen atau pasar. “Kita harus mengikuti model dan strategi pemasarannya agar mengikuti perkembangan terkini informasi dan teknologi (IT),” katanya.

 

Kepala Dinas Nakertrankop dan UKM M Mastur mengatakan, pelatihan vokasional kerajinan anyaman bagi pelaku usana mikro dan kecil di Barito Utara tahun 2021 ini merupakan perwujudan dari salah satu program Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indnesia melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Tengah yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Non Fisik program pengembangan kapasitas koperasi dan UKM (PK2UKM).

 

“Dengan tujuan memprkuat produktivitas dan daya saing koperasi dan UKM melalui pelatihan,” katanya. Mastur juga berharap, dengan adanya pelatihan-pelatihan bagi koperasi dan UMKM dapat memperkuat produktivitas  dan daya saing koperasi sehingga dampak dari pendemi ini dapat kita atasi bersama, sebagai bagian dari upaya kita untuk turut serta menndukung dan mensukseskan program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

 

“Pelatihan ini diikuti sebanyak 30 orang peserta dan dilaksanakan selama empat hari dimulai mulai dari tanggal 27-30 Septeber 2021 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19,” pungkasnya.(kh3)