BIMTEK PENGUATAN DIGITALISASI PEMBELAJARAN-Disdik Barito Utara melaksanakan bimtek Penguatan Digitalisasi Pembelajaran untuk Literasi dan Numerasi di dua lokasi di SD Negeri 4 Jingah, Selasa (22/9/2026), dan di SD Negeri 1 Haragandang selaku Sekolah Pelaksana Gugus 11, Rabu (23/9/2026).(kaltengsatu:Dok Disdik Barut) KALTENGSATU, Muara Teweh - Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara terus mendorong penguatan kompetensi pendidik dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Digitalisasi Pembelajaran untuk Literasi dan Numerasi di SD Negeri 4 Jingah, Kecamatan Teweh Baru, Selasa (22/9/2026), serta Bimtek Penguatan Digitalisasi Pembelajaran dan Implementasinya di SD Negeri 1 Haragandang selaku Sekolah Pelaksana Gugus 11, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan melalui Seksi Kelembagaan dan Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar tersebut menjadi bagian dari langkah Dinas Pendidikan Barito Utara dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan pendidik agar semakin optimal memanfaatkan teknologi dalam proses belajar mengajar.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, M Iman Topik, Minggu (27/9/2026) di Muara Teweh, mengatakan perkembangan teknologi menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi, termasuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi secara tepat dan sesuai kebutuhan pembelajaran.
“Digitalisasi pembelajaran bukan sekadar penggunaan teknologi. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat proses pembelajaran, meningkatkan kreativitas pendidik, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih relevan dan bermakna bagi peserta didik,” ujar Iman Topik.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi juga dapat mendukung penguatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik apabila diterapkan secara tepat dalam kegiatan pembelajaran.
Karena itu, melalui kegiatan Bimtek, para pendidik didorong untuk tidak hanya memahami penggunaan teknologi, tetapi juga mampu mengintegrasikannya ke dalam strategi pembelajaran yang efektif, inovatif dan interaktif.
“Guru harus terus mengembangkan kompetensi agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Teknologi kita manfaatkan sebagai sarana untuk membuat pembelajaran lebih menarik, interaktif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” katanya.
Iman Topik berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi satuan pendidikan, khususnya dalam memperkuat budaya literasi dan numerasi serta meningkatkan mutu layanan pendidikan di Kabupaten Barito Utara.
“Harapan kita, satuan pendidikan semakin siap menghadapi transformasi digital dan tetap berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang adaptif, inovatif dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan,” pungkasnya.(kh3)